Wednesday, October 28, 2020

Ekonomi Islam Sebagai Wacana Baru Perekonomian Dunia

Must Read

Perang Salib dan Pengaruhnya Terhadap Peradaban Barat

Oleh : Naufal Syauqi Fauzani PROLOG Perang salib merupakan kejadian luar biasa yang pernah terekam dalam sejarah peradaban Dunia. Terjadi selama...

Mengenal Gagasan Islamisasi Sains Kontemporer

(Sebuah Pengantar) Oleh : Muhammad Ghifari Dalam filsafat Ilmu pengetahuan, khususnya pada aspek ontologi (hakikat) dan epistemologi (asal mula ilmunya) bahwa ilmu...

Mengenal Sosok Syaikh Sayyed Muhammad Rasyid Ridla

Upaya mengembalikan kepada manhaj Salaf Oleh : Anton H. Sultonan A. Pendahuluan Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepada kita hidayah...

4.8
(25)

Oleh: Divisi Ekonomi Dewan Buhûts Islâmiyyah

Mukadimah

Segala puji bagi Allah Swt. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah SAW, para sahabat, tabi’în serta pengikutnya. Âmîn.

Globalisasi Ekonomi yang sedang berlangsung, memberikan banyak manfaat dan kemajuan di segala bidang, baik teknologi, pendidikan, pengetahuan dsb. Namun dibalik itu benarkah globalisasi ekonomi yang sekarang ini dapat memberikan rasa aman dan tentram? Tidakkah kita melihat sejarah ketika krisis ekonomi yang melanda negara asia tenggara terutama indonesia pada tahun 1998, dengan puncaknya pada tanggal 14-15 mei yaitu kerusuhan massal dan berakhir dengan penurunan suharto pada tanggal 21 Mei, tetapi tidak berhenti sampai disitu, krisis ini berkepanjangan sampai sekarang.

Pada waktu itu PBB dan WTO sebagai badan ekonominya memperingatkan bahkan sampai mengancam akan mengembargo ekonomi, bahkan IMF pun membekukan pemberian bantuan yang hakikatnya adalah hutang, maka siapa yang bersalah?

Coba kita lihat hasil penelitian seorang ekonom DR. Abdullah Attum yang diterbitkan di majalah Irish Report dengan judul “Ekonomi yang mengerikan” beliau menegaskan bahwa IMF memberikan bantuan yang hakikatnya adalah penipuan terhadap dunia ketiga. Penelitian tersebut berisi sanggahan terhadap Lorens Simris jubir IMF yang beranggapan, bahwa sebaiknya negara maju lebih meningkatkan lagi pemindahan barang-barang atau alat-alat produksi yang sudah jelek dan mencemari lingkungan kepada dunia ketiga. alasan ini berdasarkan tiga hal:

Pertama : karena kadar pencemaran yang akan ditimbulkan tidak akan terlalu beresiko disebabkan alam dunia ketiga yang masih hijau dan indah sehingga bisa menyerap pencemaran itu.

kedua: Kalaupun mencemari, akan sedikit dampaknya disebabkan pencemaran alam atau yang lainnya tidak ada, maka diantara negara tujuannya adalah negara-negara Afrika.

ketiga: Walaupun mencemari tidak akan berbahaya disebabkan pencemarannya tidak bertumpuk karena tertahan oleh alam, dan karena rata-rata usia orang dunia ketiga panjang.

Di dalam lembaga itupun terjadi perdebatan yang hebat karena hal tersebut bertentangan dengan hak asasi manusia, merusak lingkungan terutama akan berakibat tersebarnya penyakit, serta hal lain yang berkenaan dengan etika dan akhlaq dalam perekonomian, akan tetapi Simris tetap pada keyakinannya dan dengan diam diam rencana itupun di laksanakan, dengan bermunculannya pabrik pabrik bersekala besar,yang terdiri dari pabrik makanan pakaian dan industri teknologi lainnya, kalau dilihat dari segi kemajuan teknologi mamang dapat dipahami tetapi kalau kita melihat akibatnya, tentu kita akan berpikir dua kali.

Globalisasi ekonomi pun secara tidak sadar kita rasakan adalah bentuk pemaksaan baru kepada dunia ketiga, karena dengan alasan mereka untuk mendapatkan untung mereka menyediakan dananya dan negara ketiga harus taat kepada ketentuannya, akan tetapi keuntungan yang di berikan kepada dunia ketiga sangat kecil.

Buktinya perusahaan sepatu Nike harus mengirimkan barang yang sudah jadi ke Amerika dengan harga yang minimal, dan setelah mendapat lisenced dari sana harganya berkali lipat, makanya yang terus kaya adalah negara maju.

Dan akibat dari globalisasi ekonomi ini seringkali terjadi pelanggaran hak asasi pekerja dan penggunaan iklan yang berlebihan, seakan orang dibuat mabuk dan menghalalkan segala cara untuk mengiklankan barang produksinya, sebagai contoh dalam perusahaan yang sama yaitu perusahaan sepatu Nike serang, pada tahun 1995 M.

Tongri situmorang memimpin demo menuntut kenaikan upah minimum dan menuntut hak hak asasi pekerja yang tidak di taati, tetapi setelah itu Tongri ditangkap dan dipenjara kemudian dipecat, begitupula yang terjadi pada Sugiarti dan Marsinah ditemukan tewas karena memimpin demo menuntut hak hak pekerja, dan pemerintah Indonesia dengan Menteri tenaga kerjanya waktu itu Tungki Ariwibowo hanya diam saja, padahal dalam tahun itu juga si raja bola basket Michael Jordan menjadi lebih kaya raya disebabkan mengiklankan produksi sepatu Nike, konon honor yang diterima melebihi gaji setahun semua pegawai perusahaan sepatu Nike serang yang berjumlah puluhan ribu.

Globalisasi ini memang suatu hal yang mungkin tidak bisa dihindarkan lagi, dan suatu kemestian juga seorang muslim dengan agamanya yang mengatur disetiap kehidupan tidak takut dan menganggap sepele, bahkan kita harus lebih giat dan rajin lagi mempelajari ajaran agama islam dan mempraktekkannya didalam kehidupan sehari hari.

Ekonomi Islam: Studi komparatif Dengan Kapitalis dan Sosialis

Pengertian ilmu ekonomi

Menurut Adam Smith adalah “ilmu ekonomi adalah ilmu kekayaan”
Menurut Marshal adalah” Studi perilaku manusia didalam kehidupan sehari hari”
Menurut para prof. DR. Abdullah Arabi bahwa “Ekonomi islam adalah kumpulan dari pokok pokok umum ekonomi yang bersumber dari Al-qur’an dan As-Sunnah”

Sejarah ilmu ekonomi

Menurut para sejarawan, ilmu ekonomi sudah ada dari sejak jaman Romawi kuno dan Yunani, yaitu sebelum masehi (384-322 SM) yang ditemukan dalam buku buku Aristoteles, Plato dan Socrates, akan tetapi pada jaman itu ilmu ekonomi tidak terlalu diperhatikan, dikarenakan masyarakat pada waktu tidak terlalu bisa membaca arah pemikiran Socrates dan yang lainnya, karena rakyat pada waktu itu berada dibawah kekuasaan Romawi dan Yunani yang diktator dan feodal.

Adapun sumbangan pemikiran yang di berikan oleh para filosof terhadap system ekonomi adalah mereka menganjurkan masyarakat supaya giat bekerja karena hal itu sebaik-baiknya karya, walaupun pada waktu itu tingkatan masyarakat terbagi dua antara tuan dan budak, tetapi tidak mengurangi nilai karya antara kedudukan budak dan tuan tersebut, yang kedua adalah masalah riba, mereka mencela perbuatan tersebut dikarenakan riba itu sejelek jeleknya system.

Setelah Al masih lahir yaitu pada jaman Romawi kuno, dan diutus sebagai nabi dan rosul, banyak mengajak dan mengajarkan kepada kebaikan, dan diantara ajarannya adalah melarang riba, namun waktu itu karena riba sedang marak-maraknya, maka pelarangan itu tidak di hiraukan dan di cemoohkan, bahkan Al masih dimusuhi baik oleh kerajaan atau masyarakat, sehingga ia dikejar-kejar sampai di salib (menurut kepercayaan mereka).

Begitu pula tatkala nabi Muhammad diutus menjadi nabi dan rosul pada abad ke enam (541 M) banyak menanamkan system ekonomi yang sangat berguna, seperti kewajiban zakat, pelarangan riba, hubungan ekonomi dengan luar muslim, dan peraturan pasar.

Kejayaan Islam yang runtuh pada abad tiga belas (1292 M) Ditangan kerajaan Mongolia, memberikan angin segar kepada dunia barat (Eropa ) sehingga melahirkan para ekonom seperti Adam Smith dan Marx pada abad ke delapan belas masehi (1796 M), dan mereka juga yang memimpin revolusi industri di Prancis dan Inggris dengan menanamkan ajaran ekonomi kapitalisme dan di susul dengan kemunculan sosialisme sebagai kebalikan dari kapitalisme.

Ajaran Ekonomi Kapitalis

Kapitalisme adalah ajaran ekonomi yang mempunyai filsafat sosial dan politik, berdiri atas pertumbuhan dan kepemilikan pribadi mutlak dengan cara menjaganya dan memeliharanya serta mengumpulkannya, hal ini sebagai penjabaran dari arti kebebasan, sehingga dengan pemahaman ini banyak sekali orang yang menganut dan mempraktekkannya baik dalam kehidupan pribadi atau kehidupan bernegara.

Para pendiri dan Orang terkenal dalam menjalankan sistem

Eropa pada waktu dibawah pemerintahan kerajaan Romawi, dengan sistem kerajaan yang feodal dan muncul juga pada saat itu kaum borjuis yang menguasai semua kepemimpinan dan kekuasaan, mengakibatkan muncul ajakan untuk kebebasan dan kemerdekaan serta ajakan untuk mempraktekan sistem nasionalisme sekuler.

Pada abad ke delapan belas timbul aliran kembali kepada alam semesta (mencintai lahan pertanian) dan meyakini bahwa bila alam semesta itu di suburkan dan dipadukan dengan etos kerja yang tinggi akan menghasilkan hasil yang sangat memuaskan.

Orang orang terkenal sebagai pendiri dan penganut ajaran kapitalis.

Francois Quesnay (1694-1778 M) lahir di prancis, John Locke (1632-1704 M) kemudian Turgot dan Mirabou.
Sebagai penerusnya adalah Adam Smith (1723-1778 M), David Ricardo (1772-1704 M), Robert Malthus (1866-1838 M), John Stuart Mill (1806-1873 M), kemudian Keyn David Hyume.

Dasar- dasar ekonomi kapitalis

Dasar- dasar ekonomi kapitalis yang ditetapkan Adam Smith ada dua

  • Kebebasan ekonomi yang mencakup hak kepemilikan, yang diperoleh dengan kerja keras, warits dan keuntungan (laba).
  • Undang-Undang pasar yang berdasarkan persaingan yang bebas.

Pada Masa itu banyak sekali yang simpati dan salut kepada pemikiran Adam Smith sehingga menurut Admen Berk, Adam Smith adalah pengarang yang paling besar.

Adapun filsafat yang mendasari ekonomi kapitalis adalah

1. Kebebasan (liberalism)

Setiap individu wajib dibiarkan untuk mendapatkan apa yang di dinginkannya, dan mereka memilih cara dan usaha yang cocok menurut mereka, mereka juga bebas memiliki dan bekerja, lingkup negara untuk campur tangan sangat kecil sekali, sehingga kegiatan produksi, pemasaran dan konsumsi bebas tanpa ada paksaan.

2. Manfaat (utilteranism)

Kebahagiaan individu dan masyarakat terpusat pada terciptanya kesenangan yang jauh dari penderitaan (sakit hati dan kelaparan)

3. Serasi (harmoni)

Bentrokan antara kepentingan individu dan masyarakat tidak akan terjadi karena setiap individu sudah puas dengan apa yang di dapatkan.

Dasar dasar ekonomi kapitalis

1. Mengakui kepemilikan pribadi yang mutlak,yaitu kebebasan produksi dan konsumsi yang meliputi sebagai berikut.

  • Kebebasan berinteraksi dalam ekonomi baik dalam memproduksi, mengkonsumsi, dan menginvestasikan kekayaannya.
  • Tidak ada campur tangan negara
  • Kebebasan dalam medapatkan kekayaan,memelihara, dan megaturnya.
  • Megakui sistem waris sebagai cara untuk memelihara kekayaan dalam keluarganya.

2. Keuntungan

Pemilik kekayaan tidak mungkin mendiamkan harta bendanya, makanya senantiasa ia akan menginvestasikan atau mengaturnya demi meraih keuntungan.

3. Persaingan

Dengan adanya kebebasan maka akan menimbulkan persaingan, dan dengan adanya persaingan ini akan memelihara hal-hal sebagai berikut:

  • Menggunakan sumberdaya alam dan sumber sumber ekonomi lainnya dengan sebaik-baiknya.
  • Kebebasan konsumen untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
  • Kebebasan produsen dalam memproduksi sehingga akan mendapatkan keuntungan yang besar.
  • Seimbangnya persaingan dengan perkembangan ekonomi.
  • Terciptanya perlindungan tehadap hak-hak pekerja dari para investor.
    Cara- cara yang di gunakan dalam ekonomi kapitalis.

Monopoli.

Dibawah naungan sistem kapitalis, persaingan adalah yang paling kuat untuk mendorong tercapainya keuntungan, pada persaingan itu akan saling berlomba dalam produksi, maka semua perusahaan dengan modal dan kemampuan yang dimiliki, akan terus meningkatkan produksi dan pelayanan untuk memberikan bantuan kepada para konsumen, dengan pemberian harga yang lebih rendah dari pada yang lainnya, oleh sebab itu dengan perlombaan tadi industri kecil yang tidak bisa mengimbangi industri besar otomatis akan tersingkir dari pasar ekonomi.

Oleh karena itu yang ada tinggal perusahaan besar yang masih bertahan, dengan demikian dengan tidak ada yang lain, maka ia akan memberikan harga sesuai apa yang dikehendakinya untuk mengganti dan memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya, dengan demikian cara ini disebut monopoli sempurna karena tidak ada yang lain.

Lain lagi apabila dua buah perusahaan besar yang berserikat dan sepakat untuk kerjasam dalam memberikan harga yang lebih rendah dan pelayanan yang lebih bagus, cara ini disebut monopoli minoritas terhadap mayoritas.

Sistem monopoli tidak terbatas pada penjualan dan produksi saja, tercakup juga monopoli pembelian atau konsumsi, misalnya yang terjadi pada abad delapan belas pada revolusi industri, masyarakat prancis dan Inggris sepakat untuk tidak membeli hasil produksi perindustrian pada saat itu.

Riba (bunga)

Dengan bermunculannya per-bank-an di seluruh penjuru dunia, hal ini sangat erat kaitannya dengan monopoli dunia maju terhadap dunia ketiga, dan ini adalah rangkaian dari tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebayak banyaknya, dan bermunculan pula lembaga-lembaga keuangan dunia yang semuanya mengkoordinasi per-bank-an tersebut, saham-saham lembaga perbankan itu banyak di dominasi oleh negara- negara maju, atau bekerjasama dengan negara-negara maju.

Misalanya: IMF (Internasional Monetari Fund), IBRD (Internasional Bank Of Reconstuction and Depelovment), WTO ( world Trade Organisation) kemudian pada petemuan negara negara maju di Uruguay yang diikuti oleh negara berkembang sebanyak 117 negara pada waktu itu, menandatangani dan menyetujui tentang kesepakatan tarip dan bea cukai ekspor dan impor ekonomi yang dinamai GATT (General Agreement On Tariffs and Trade).

Cara yang dipakai oleh semua bank konvesional ini adalah sistem bunga atau riba, di mana semua nasabah bebas meminjam berapa saja asal ada jaminan dan sanggup membayar dalam waktu yang sudah ditentukan dengan memberikan bunga (tambahan) dari utangnya tersebut.

Spekulasi (speculation)

Dengan maraknya bursa ekonomi (pasar jual beli saham perusahaan) diberbagai negara, baik negara maju atau berkembang, hal ini untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya, dan cara yang di pakai dalam bursa ekonomi atau saham itu adalah spekulasi.

Spekulan yang terkenal adalah George Soros seorang yahudi, yang belakangan ini menggoncang bursa ekonomi Asia sehingga menimbulkan krisis moneter yang hebat terutama yang menimpa negara-negara ASEAN, hal tersebut pernah dilakukannya juga pada negara Ingris, dengan memborong poundsterling Inggris sehingga mengalami kerugian bermilyaran dolar Amerika, oleh sebab itu didalam bursa ekonomi seseorang dalam waktu yang singkat bisa menjadi seorang kaya raya dan sebaliknya.

Bursa ekonomi(saham) akan selalu terancam oleh para speculan dan krisis ekonomi, seperti krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1929 M bursa New York drastis menurun 80% dari harga tahun sebelumnya, pada tahun 1982 M dengan adanya monopoli harga, harga emas drastis turun dari harga 1000 dolar per auqiyah(28 gram emas) menjadi 54 dolar, kemudian pada tahun 1987 M pun terjadi krisis ekonomi juga.

Ajaran Marxisme (Sosialisme)

Marxisme muncul di Jerman pada abad ke sembilan belas, dengan berdasarkan kepada ketidak percayaan kepada tuhan, hak milik individu sebagai kebalikan dari sistem kapitalisme, dan beranggapan bahwa materi lah sumber kehidupan, yang membuat orang senang, bahagia dan sedih.

Kemunculannya di Jerman oleh seorang Yahudi yaitu Marx dan dibantu oleh sahabatnya yang bernama Angel, setelah itu muncul di Rusia pada tahun 1917 M dengan adanya revolusi parlementer atau yang terkenal revolusi balsifi atas rancangan orang orang Yahudi.

Para pendiri dan orang-orang yang terkenal menganut paham ini.

Didirikan oleh Karl Max (1818-1883 M), ia adalah seorang yahudi berkebangsaan Jerman, dia adalah cucu dari seorang pendeta Yahudi yang bernama Murdahai Marx. Selain itu karl marx terkenal seorang yang egois dan materialis, ia banyak mengarang buku diantara karyanya adalah: Penjelasan Komunisme (1848 M) dan Mata Uang (the capital) tahun 1867 M.

Dalam penyebaran paham sosialisnya ia dibantu oleh Prederick Angels (1820-1896 M) kawan setia Marx, dan ia juga yang menanggung kehidupan Marx beserta keluarganya sampai Marx mati.

Lenin dengan nama sebenarnya Pladimir Alitz Bolinov (1870-1924 M), dia juga seorang Yahudi yang kemudian memakai nama Rusia, dia adalah pangliama revolusi balsivi (1917 M) dan setelah menjadi presiden Rusia. Lenin terkenal diktator dan bengis serta kejam, sebab dalam setiap menyelesaikan sesuatu hal atau perselisihan diakhiri dengan pembunuhan atau peperangan, Lenin sering mengarang juga yang dikumpulan dengan diberinama “Kumpulan Karya-Karya Yang Terkenal”, dan atas perintahnya komunis menjadi dasar negara Rusia.

Didalam partai komunis di Rusia, Lenin mempunyai sekretaris yang terkenal yaitu Stalin, nama aslinya adalah Joseph fadionovits (1871-1954 M). Ia menggantikan Lenin pada waktu Lenin sudah meninggal, ia juga terkenal seorang diktator dan bengis serta kejam, ia sanggup mengorbankah rakyatnya demi misi pribadinya, sebagaimana istrinya tatkala beberapa kali memperingatkan perbuatannya itu, kemudian dibunuhnya.

Trotoski adalah seorang Yahudi juga dengan nama aslinya Brosytin, ia mempunyai jabatan penting di partai komunis sebagai kepala bagian yang mengurusi hubungan dengan luar partai, tetapi kemudian ia di pecat karena dituduh melawan partai.

Dasar-Dasar Ekonomi Komunisme

1. Tidak mengakui atau menghilangkan hak kepemilikan pribadi.

2. Menghilangkat tingkatan tingkatan masyarakat yang di kapitalis disebut kaum borjuis dengan kaum proletar (masyarakat biasa).

3. Negara menjamin semua kepentingan penduduk, didalam memenuhi kebutuhannya. Semua pekerja disamakan upahnya.

4. Supaya tidak terjadi persaingan maka dihilangkan uatang antar masyarakat.

5. mempraktekkan sistem hidup “Bagi setiap keadaan ada tempat dan kebutuhannya”

6. Mengganti sistem pemerintahan dengan sistem kerjasama yang terkenal dengan Uni Soviet.

 Paham sosilis secara umum

1. Mengingkari adanya tuhan yang paling khususnya adalah Alloh, dan semua yang ghaib serta mempercayai materi adalah segala galanya.

2. Mengingkari tiga hal yaitu, 1. Allah. 2. Agama. 3. kepemilikan pribadi.

3. Mengimani tiga hal yaitu Marx, Lenin dan Stalin.

4. Memerangi agama karena menurut mereka agama adalah alata yang membantu sistem kafitalis dan imperialis, kecuali Yahudi karena Yahudi adalah kaum yang di dzalimi, untuk itu mereka harus dibiarkan karen membutuhkan agama untuk mengembalikan hak-haknya yang dirampas.

5. Mengingkari sistem waris, karena hal itu sebagai bentuk kepemilikan pribadi.

6. Mengingkari adanya akhirat, siksaan dan pahala amal kebaikan.

7. Semua perubahan di dunia ini disebabkan karena adanya perubahan ekonomi.

8. Meyakini kediktatoran, kekejaman, dan kebengisn sebagai cara untuk menguasai dunia.

9. Mengingkari Al-Qur’an sebagai wahyu yang asli, dan meyakini ia adalah buatan Utsman bin Affan sehingga sudah banyak perubahan.

10. Mengingkari hubungan keluarga karena dengan sistem ini akan membentuk kaum borjuis.

11. Penyelesaian segala sesuatu bisa diselesaikan dengan cara apapun, baik itu berhianat dan berbohong serta sewenang-wenang walaupun terhadap sesama anggota partai.

12. Menghalalkan kekayaan kaum muslimin dan boleh merampasnya.

13. Menghancurkan mesjid-mesjid dan menggantikannya dengan markas tentara, serta melarang kegiatan keagamaan, misalnya mengumandangkan adzan, membawa Al-Qur’an dan sebagainya, kalau ketahuan akan dipenjara dan dihukum.

Penyebaran paham-paham komunis ini dilakukan secara paksa, dan mengakui bahwa bangsa yahudi bagaikan saudara kandung, maka apabila memusuhi Yahudi sama dengan memusuhi bangsa sendiri, juga mengakui hak Yahudi untuk mendirikan negara di Palestina.

Ekonomi Islam

Sejarah

Sebagaimana suatu agama dan keyakinan, Islam Memberikan dorongan dan tuntutan kepada umatnya untuk mempraktekan seluruh ajarannya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi pemikiran kearah itu sudah mulai kabur dengan gencarnya para orientalis memalingkan makna Islam dan syariatnya, dengan ghazul fikri yang sudah berlangsung dan penjajahan yang begitu lama di negara-negara yang mayoritas berpenduduk muslim.

Sejak kejatuhan Daulah Abbasiah pada abad ke tiga belas (1292 M), yang berpusat di Baghdad oleh kerajaan Mongol, maka dari sana lah penjajahan umat islam dan pembodohan di bidang pendidikannya dimulai, walaupun sebenarnya kejumudan umat islam terhadap ilmu sebelum penaklukan Baghdad oleh Mongol itu sudah nampak, di karenakan umat Islam tidak mempelajari dan mempraktekkan Al-qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Memang pada waktu itu sudah berkembang perpecahan dikalangan umat islam karena panatik terhadap golongan, misalnya panatik terhadap madzhab fikih dan pemikiran, seperti panatik terhadap madzhab Syafi’I, Hambali, Maliki, atau Hanafi. Didalam Madzhab pemikiran misalnya ada yang panatik terhadap Asy’ariah, Mu’tazilah atau Salafiah, diantara para penganut itu bahkan ada yang mengkafirkan satu dengan yang lainnya.

Setelah keruntuhan Daulah Abbasiyah itu umat islam tidak punya lagi negara yang melindungi mereka, yang ada hanya tinggal kerajaan-kerajaan kecil yang mementingkan kepentingan daerahnya masing masing, kebudayan serta sumber pengetahuan Islam banyak yang di hancurkan, sebagian lagi banyak yang dibawa oleh bangsa penakluk.

Keruntuhan kerajaan Islam di benua Eropa sama menyedihkannya, terutama pada waktu pembantaian besar besaran oleh Ratu Isabela dan raja Perdinand. Islam yang berada di daerah Balkan tertama yang berpusat di Andalusia (Cordova) menjadi punah, sedangkan setelah keruntuhan Islam itu bangsa Eropa mulai maju, dengan banyak perjalanan dan penjelajahan. Sehingga pada abad ke lima belas Columbus menemukan benua Amerika, dan setelah itu banyak lagi perjalanan dan penemuan-penemuan lain oleh bangsa Eropa, tujuan mereka selain mencari kekayaan dan daerah penjajahan juga menyebarkan agama Kristen.

Di Turki pada abad ke lima belas muncul kerajaan Utsmaniah, yang hebat dalam seni berperang sehingga banyak pembebasan daerah kaum muslimin yang dijajah, terutama waktu itu pembebasan Al-Quds, tetapi walaupun banyak pembebasan daerah yang dijajah, kejumudan kaum muslimin terhadap ilmu pengetahuan belum pulih.

Hal ini disebabkan kejumudan orang Turki sendiri, karena banyak mempelajari ilmu kalam (filsapat) yang berasal dari Romawi Kuno, sedangkan ilmu al-Qur’an dan as-Sunnah di tinggalkan, dan pada waktu itu ternyata bukan di Turki saja hampir di seluruh daerah Muslim lagi ramai-ramainya mempelajari Ilmu Kalam Aristoteles dan socrates serta yang lainnya yang berdasarkan kepada filsafat ketuhanan.
Pada 1924 Kerajaan Utsmani runtuh, dan setelah itu keadaan umat Islam berada dalam penjajahan Eropa. Baru pada awal abad dua puluhan umat Islam mulai menyadari akan ketertinggalannya, maka timbul para reformis Islam, seperti Muhammad bin Abdul wahab di Saudi, Syeikh Jamaludin Al-Afgani yang mereformasi Al-Azhar serta pemikiran para ulama di zajirah Arab yang diteruskan oleh Syeikh Muhammad Abduh, Syaikh Rosyid Ridlo, dan begitu pula di daerah daerah lainnya.

Selain mereformasi pemikiran, umat Islam pun mulai melepaskan daerahnya dari penjajahan. Dan Al-hamdulillah sampai sekarang hampir semua daerah yang dulunya di jajah sudah merdeka, akan tetapi ada yang masih membuat kita harus berjuang lagi, ternyata walaupun sudah merdeka masih belum mampu mandiri, sebagaimana sekarang, negara-negara yang berpenduduk mayoritas Islam tetap saja mengandalkan bantuan Barat, dan hampir sudah setengah abad lebih umat Islam merdeka tetapi belum mampu ada yang termasuk menjadi golongan negara maju, misalnya, padahal kalau dilihat dari segi sumberdaya alam dan manusia negara yang berpenduduk mayoritas islam cukup kaya dan mampu.

Keutamaan Ekonomi Islam.

1. Ekonomi Islam bagian dari aturan Islam yang menyeluruh, karena Ekonomi Islam harus senantiasa berhubungan dengan akidah dan syari’ah.

2. Ekonomi Islam menciptakan keseimbangan individu dan masyarakat.

Dasar-Dasar Ekonomi Islam

1. Iman Kepada Allah SWT.

Karena iman kepada Allah adalah kaidah semua ilmu, dan pokok semua amal kebaikan, sebagaimana firman Allah swt dalam surat Al-‘Ashr ayat 2-3:

“Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran”

Juga dalam surat Luqman ayat 26-27:

“Kepunyaan Allah lah apa yang ada dilangit dan di bumi. Sesungguhnya Allah Dia lah yang Maha Kaya Lagi Maha terpuji. Dan seandainya pohon pohon di bumi menjadi pena dan laut(menjadi tinta),ditambahkan kepadanya tujuh laut(lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

Ibnu Qoyyim berkata dalam Jaadul ma’ad 1/403: “Dan Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, dan tiada sekutu bagi Nya, dan dengan kalimat Allah itu tercipta bumi dan langit, oleh karena diciptakan semua makhluk dengan-Nya Allah mengutus para rosul, menurunkan kitab-kitab dan mensyariatkan syariatnya”.

Dengan iman kepada Allah semua amal diterima untuk itu, kalu kita mentadaburi Al-Qur’an dan As-Sunnah pasti kita akan menjadi tentram dan aman.

2. Adil.

Sebagaimana dalam surat ar-Rahman Ayat 7 s/d 9 Allah SWT berfirman:

“Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakan neraca (keadilan). Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.Dan tegakanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu”.

Berkata Ibnu Qayim Aj-Jauziyah dalam Madariju-salikin:1/496: “Dan tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali syaitan mengajak kepada dua hal baik itu melalaikan supaya menjadi hilang atau berlebihan dengan cara mengumpulkan dan agama allah itu adalah adil sebagaimana ada sebuah lembah diantara duabuah gunung”.

Kalau kita melihat kepada penciptaan, disana terdapat kebutuhan dan keinginan dengan sifatnya yang mencintai harta benda dengan kecintaan yang begitu besar. Maka Islam mengatur hal tersebut dengan menggabungkan antara kebutuhan individu dan masyarakat.

Dengan pemeliharaan dan perlindungan terhadap hak-hak fakir dan miskin sebagaimana diwajibkannya Zakat untuk memelihara hak-hak dan kewajiban individu supaya tidak terjatuh kepada kedzaliman.

Islam mensyari’atkan kerja dan itu sebaik-baiknya usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan dan merealisasikan keinginannya. Seperti menginginkan kekayaan yang banyak demi memenuhi perintah Allah seperti melaksanakan ibadah zakat, haji, dan yang lainnya karena hal tersebut memerlukan biaya yang banyak.

Dengan sistim yang adil kita akan merasakan:

  • Materi dan Ruh
    sesungguhnya lima waktu solat yang berjalan tiap hari menjadikan manusia jujur, penyayang dan adil.
    Begitupula kita disyari’atkan memakan barang yang baik meninggalkan yang berbahaya diharamkan memakan orang lain dengan dzalim dan memakan riba.
  • Ibadah dan Mua’amalah
    Tujuan diciptakan manuasia untuk ibadah dan ibadah pun berhubungan dengan manusia karena, disana terdapat hak-hak dan kewajiban yang harus kita tunaikan kepada mereka.

Islam pun melarang berlebihan dalam beribadah sehingga ia lupa dengan dirinya dan keluarganya, didalam setiap ibadah pun selalu berhubungan dengan kehidupan manusia, seperti solat berjamaah dimesjid membuat pertemuan kita dengan hati yang bersih.

  • Individu dan Masyarakat
    Islam menyeimbangkan antara individu dan masyarakat, individu diberi haknya masyarakatpun begitu juga

Hak-Hak Individu Dalam Islam

1. Hak memiliki yang bersifat ganda

  • Hak kepemilikan yang mutlak, contohnya memiliki rumah, mobil serta kekayaan yang lainnya
  • Kepemilikan yang tidak Mutlak, seperti berhak memakai tanah kosong yang tidak bertuan

Kepemilikan yang penuh dalam Islam
Cara-cara untuk memiliki barang yang mutlak menjadi milik kita dengan cara seperti bertani dengan menyubukan tanah, bekerja sehingga mendapatkan upah, jual beli supay mendapatkan keuntungan dan kekayaan serta mendapatkan harta warisan.

Kepemilikan yang tidak mutlak
Memanpatkan daerah yang ditetapkan boleh di pakai oleh masyarkat, menyuburkan tanah pertanian yang terbuka dan sebagainya.

3. Kebebasan ekonomi yang terbatas

Kebebasan ekonomi dalam Islam bukan berarti menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan, karena hal tersebut tdibatasi oleh hal-hal sbagai berikut.

  • Kewajiban ekonomi itu harus berdasarkan sari’at Islam, diantaranya diharamkannya riba, penipuan, korupsi, kolusi dan nepotisme,juga pengharaman pemborosan yang melampau batas.
  • Masuknya kekuasaan pemerintahterhadap proyek ekonomi bila menyimpang dari atuaran dan merugikan orang lain,hal hal tersebut biala ada dalam perusahaan atau individu sengaja melaksanakan, monopoli,melarang riba, perjudian(untung-untungan) dan memproduksi arang haram lainnya seperti memproduksi arak/minuman keras, serta membatasi harga bila keadaan darurat.

4. Takaful Ijtima’I (jaminan masyarakat)

a. Pengertian takaful ijtima’i

Berbeda dengan ajaran ekonomi yang lain, Islam mensyari’atkan adanya takaful ijtima’i.

pengertian secara bahasa adalah yang melihat dan membimbing.
sedangkan menurutkan istilah para Ulama:” Yaitu saling bergantung dan bersandarnya antara manusia baik individu atau masyarakat”.

b. Macam-macam takaful ijtima’I

  • Takaful Keluarga
  • Takaful Ummat
  • Takaful Negara

c. Bagian bagian yang mendapat tanggungan (takaful ijtima’I)

  • Perlindungan anak dan tanggung jawab dalam pendidikannya, yang meliputi, pendidikan, keimanan,pendidikan kecerdasan,pendidikan untuk menjaga kesehatan, pendidikan menjaga akhlaq dan pendidikan pengenalan diri.
  • Perlindungan anak yatim
    karena yatim itu tidak mempunyai ayah sebagai pelindung dsn ysng bertanggung jawab terhadap hidupnya.
  • Perlindungan orang terlantar
    hal tersebut dimaksudkan untuk melindungi orang yang dibuang oleh keluarganya,tersesat dan lupa akan dirinya.
  • Perlindungan orang orang yang cacad. Seperti,orang yang buta,tuli,bisu dsb.
  • Perlindungan orang yang berbeda tabiatnya dengan orang lain.
    Seperti orang yang mempunyai kelainan, baik dalam kelakuan atau yang lainnya. Misalnya homoseksul,biseksual, pengguna heroin dll.
  • Perlindungan para janda dan jompo

Cara-cara ekonomi dan investasi yang dilakukan dalam Islam.

Perdagangan atau ekonomi Islam banyak macamnya seperti akad jual beli, akan perusahaan, akad mudarabah, akad pernikahan.

Sebelum membicarakan berbagai macam akad kita akan membahas dulu masalah pengertian akad. Menurut bahasa akad adalah janji. Sedangkan menurut istilah mencakup semua prilaku manusia yang muncul karena hukum syar’i baik yang berasal dari seorang atau yang berasal dari dua orang atau sumber.

Makna khusus dari akad adalah akad jaul beli dan sewa.

Macam-macam akad:

1. Akad shadaqah yaitu akad yang memberikan manfaat atas dasar shadaqah dan manfaat.

2. Akad bersama, disana perusahaan menyerahkan harta atau manfaat seperti mudarabah dan lain-lainnya.

Akad salam, adalah akad terhadap sesuatu yang sudah dijelaskan (sifat maupun jenisnya) dan menjadi tangungan pada tempo tertentu dengan ketentuan harga yang dibayarkan ditempat akad, ada yang mengatakan bahwa salam adalah akad jual beli.

Diantara sarat utamanya adalah sesuatu yang menjadi tanggungan sudah dijelaskan sifat maupun jenisnya sehingga tidak menimbulkan kekeliruan pada saat serah terima nanti.

Praktek salam meskipun mudah secara teori akan tetapi serin menghadapi kesulitan dalam praktek diantaranya adalah:

  • Kesulitan menentukan harga.
  • Kesulitan dalam serah terima barang dalam saat jatuh tempo.
  • Masalah kafalah, gadai, maupun taukil dalam praktek salam.

Praktek salam bisa diterapkan dalam berbagai bidang misalnya dalam bidang pertanian, industri, perdagangan. Akan tetapi praktek salam dalam Bank Islam memerlukan kepada format atau bentuk yang berbeda dengan praktek salam biasa dan memerlukan banyak masukan dan studi tentang masalah ini.

Akad Musyarakah.

Syirkah adalah akad yang mewajibkan kedu apihak atau lebih untuk memberikan modalnya baik berupa harta, pekerjaan dalam kegiatan mengembangkan modal atau kekayaan dan membagi hasil yang didapat baik berupa keuntungan atau kelebihan.

Macam-macam syirkah;

Dalam syariah Islam dibedakan menjadi dua:

a. Syirkah amlak (perseroan dalam pemilikan) yaitu bergabungnya dua orang atau lebih dalam memiliki barang atau harta baik pemilikannya melalui warisan atau wasiat atau barang yang dihadiahkan.

b. Syirkah al-‘uqud (perseroan dengan akad) yaitu akad diantara dua orang atau lebih untuk berserikat dalam modal dan keuntungan sirakh ini bisa dibedakan menjadi:

a. Syirkah mufawadlah
b. Syirkah ‘Anan
c. Syirkah A’mal
d. Syirkah wujuh
e. Mudlarabah

Diantara sirkah ‘uqud itu sirkah ‘anan mempunyai kedudukan penting dalam infestasi secara Islam sekarang ini, sebab akad sirkah tersebut tidak mensyaratkan adanya kesamaan dalam jumlah modal yang diberikan setiap pihak, sehingga sangat membantu dalam mengembangkan perekonomian.

Dengan demikian sirkah ‘anan banyak dipakai dalam mengembangkan kekayaan dan juga digunakan dalam Bank Islam untuk mengembangkan modal yang dimiliki.

Syirkah ‘Anan

Para ulama sepakat atas bolehnya sirkah anan akan tetapi mereka berbeda pendapat dalam sebagian sarat serta penyebutannya dengan sirkah ‘anan. Dari definisi tersebut kita bisa membedakan antara sirkah ‘anan dan mudlarabah. Di mana mudlarabah berasalah dari satu pihak, sedangkan dalam sirkah ‘anan dihasilkan dari semua pihak yang ikut berserikat.

Mudorobah

Adalah Akad persekutuan keuntngan antara pemilik modal dan orang yang mempunyai keahlian dengan kesepakatan tertentu untuk membagi hasil, dari difinisi diatas mudorobah adalah salahsatu bentuk akad sirkah yang mana pemilik modal memberikan modal apada orang yang mempunyai keahlian sedangkan keuntungannya dibagi sesuai ukuran yang disepakati.

Dengan demikian modal yang ada adalah amanat bagi mudorib (orang yang menerima) dan mereka sebagai wakil dari pemilik modal, sehingga apabila tidak mendapat keuntungan, maka mudorib tidak mendapat upah dan apabila terjadi kerugian maka pemilik modal menanggung sepenuhnya syarat Mudorobah (modal, keuntungan dan pekerjaan)

Penutup

Setelah kita membahas tentang madzhab-madzhab ekonomi ini maka jelas menurut penulis bahwa sesuai dengan filsafatnya, kapitalisme dan kekurangan-kekurangan diantaranya:

a. Kedudukan Kapitalis yang sama dengan Sosialisme yang berasal dari hasil karya pemikiran manusia

b. Egoisme, di mana seseorang hanya mementingkan dirinya sendiri.

c. Monopoli, dimana seorang kapiatalisme adalah orang yang tidak berperikemanusiaan, ia akan menumpuk harta bendanya tanpa menghiraukan kesusahan dan kebutuhan orang lain.

d. Kapitalisme telah menyimpang dengan kepemilikan pribadi tanpa batas, dengan menghalalkan segala cara, sebagaiman sosialis tidak mengakuinya atau menghilangkannya.

Begitupula sosialisme dengan kekurangannya yang telah disebutkan, di pembahasan tadi bisa dijadilan bahan perbandingan, dan penulis tidak menutup realita dengan sebagian orang yang menyebutkan bahwa ekonomi islam pada prakteknya lebih dekat kepada sosialis, dan dari segi teori lebih dekat kepada kapitalis, maka kalau begitu kenapa kita tidak mengambil yang sudah jadi, yaitu ekonomi Islam.

Dan perlu ditekan lagi, bahwa kita pada saat ini sangan membutuhkan sekali kepada ekonomi islam, karena keadaan yang telah menuntutnya, untuk mengadakan pasar bersama negara-negara yang berpenduduk muslim baik arab atau non arab, atau pengadaan bank yang tidak memakai sistem riba, dan hal hal lain yang terkandung dalan sebagaimana ajaran islam tadi, atau kita mengangan-angankan kehidupan kaum muslimin pada waktu pemerintahan umar bin abdil aziz, tentu yang perlu di persiapkan adalah sumberdaya manusia dan pengolahan alamnya.

Berikut penulis tambahkan hasil muktamar Majma’al Buhuts Islamiyah 1397 H/1977 M tentang pelarang Umat Islam untuk ikut kepada paham Marxisme:

“Bahwa Marxisme adalah aliran yang sudah jelas memusuhi Islam, dengan demikian kepada kaum muslimin untuk memperkuat keislamannya,dan memerangi Marxisme baik pemikirannya ataupun cara-cara yang dipakai oleh mereka dalam memerangi Islam, baik dari segi akidah ataupun Syari’ahnya”

Dan setelah itu menysul Fatwa yang dikeluarkan oleh Majma’al Fiqhi robithoh Alam islami.Wabillahi taufiq wal hidayah. Wallahu a’lam bishowab.

Sumber rujukan

1. Hammudah Abdalati, Islam suatu Kepastian, Muassasah Al Falah
2. Yusuf Qardhawi, Dr. Al-madkhal lid dirosati as-Syari’atil Islamiyah, Muassas Ar- Risalah.
3. Ali Ahmad as- Salus,Dr. Al-Iqtishad al-Islami wal qodhoya al-fiqhiyah al-mu’ashiroh, dar At-Taqwa lin-Annasyri wa-Attauzi.
4. Majallatu As-Syariah Wa-Ad-Dirosat Al-Islamiyah. Tahun ke delapan nomor delapan belas Dzul Hijjah 1412 H/ 1992 M.
5. Husain Syahatah,Dr. Iqtisod Al-Bait Al Muslim fi Dhaui Asy-Syariatu Al-Islamiyah, dar At-Tauzi Wa An-Nasyril Al-Islamiyah.
6. Yusuf Qaradhawi,Dr. Musykilat Al-Fakri wa kaifa ‘alajahal Islam, maktabah Wahbah.
7. Husain Syahatah,Dr. Musykilatul Ju’ wa Al-khauf wa kaifa ‘alajahal Islam, dar Al-afa.
8. Husain Syahatah,Dr. An-Nidhom Al-iqtishadi Al-‘Alami wa ittifaqiyatu Al-Jât, Dar Al-Basyir.
9. Zaidan ‘Abdul Makârim. Binâul Iqtishad fi Al-Islam min Al-Qur’an Wa As-Sunnah, Maktabah Dar At-Turats.
10. Yusuf Qaradawi, Dr. Daurul Qoyyim Wa Al-Akhlaq fi Al-Iqtoshad Al-Islaâmi.Maktabah Wahbah.
11. Muhammad Fathi Shaqr. Tadakhul Ad-Daulah Fi An-Nasyati Al-Iqtishad Fi Ithâri Al-Iqtishad Al-Islâmi. Idâratu Al-Buhuts.
12. Husain ‘âim,Dr. Al-Iqtishad Al-Islâmi wa Al-Musykilatu Al-Iqtishadiyah.Al- Wafâ li At-thobât wa An-Nasr.
13. Yusuf Kamal Muhammad, prof.Kaifa Nufakkir Istiratijiyya Al-Iqtishad Al-Islâmi. dar At-Tauzi Wa An-Nasyril Al-Islamiyah.
14. An-Nadwah Al-‘âlamiyyah Li As-Syabab Al-Islâmi.Al-Maûsûah Al-Muyassaroh fi Al-Adyan Wa Al-madzâhib Al-Mu’âshirah. Ar-Riyadh.
15. Muhammad Hassan. Al Madzahib Wa Al-Afkâr Al-Mû’asyirah fi An-Nadhri Al-Islâmi. Dâr Al-Basyir.
16. Abdul Hamid Al-Ghazali. Prof. Dr. Shiyag-u al-Istitsmâr Wa Tasygîl Al-Amwâl Fi Al Fikri Al-Islami. Idâratu Al-Buhuts.
17. Abdullah Nasih ‘Ulwân.At-Takâfu Al-Ijtimâ’I fi Al-Islami. Dâr As-Salam.
18. Yusuf Qardhawi, Dr. Almuslimûna Wa al-‘Aulamah. dâr at-Tauzi Wa Nashril Al-islamiyyah.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.8 / 5. Vote count: 25

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Latest News

Tertunda Wabah Covid-19, Tasykil PCI Persis Mesir Resmi Dilantik

Kairo – Tasykil (pengurus-red) Pimpinan Cabang Istimewa Persatuan Islam (PCI Persis) Mesir masa jihad 2019-2021 akhirnya resmi dilantik oleh...

Mengenal Sosok Al-Imam Al-Zarkasyii (745 – 794)

Oleh : Izatullah Sudarmin Anwar, Lc. Abad VIII, adalah abad yang sangat menyeramkan untuk diceritakan. Pada abad ini, cobaan banyak menimpa umat Islam, dari langit...

Dilema Dalam Pusaran Virus Corona

Oleh: Ainun Firdaus Rabbani عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «كُلُّ ذِي نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ فَأَكْلُهُ حَرَامٌ» Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi...

Bagaimana Hukum Zakat Menggunakan Uang

Oleh: Divisi Syariah-Dewan Lembaga Islamiyyah Mukaddimah Zakat adalah rukun ketiga dari rukun-rukun Islam yang lima, Rasulullah SAW bersabda: بني الاسلام على خمس؛شهادة أن لااله الاالله وأن محمدا...

Perang Salib dan Pengaruhnya Terhadap Peradaban Barat

Oleh : Naufal Syauqi Fauzani PROLOG Perang salib merupakan kejadian luar biasa yang pernah terekam dalam sejarah peradaban Dunia. Terjadi selama dua abad perang ini selalu...

More Articles Like This