Saturday, April 17, 2021

Tertunda Wabah Covid-19, Tasykil PCI Persis Mesir Resmi Dilantik

Must Read

Melacak Akar Pemikiran Mu’tazilah

Oleh: Divisi Aliran Keagamaan (ALIGA) Dewan Buhûts Islâmiyyah FOSPI Mukadimah Makalah yang kami presetasikan sekarang ini, hanyalah usaha kecil dan ala...

HAGIA SOPHIA DI AMBANG PINTU PENGHARAPAN

Oleh : Fatin Nurcintami Hagia Sophia (Ayasofya dalam bahasa Turki), bangunan yang pernah dijadikan salah satu lokasi syuting film 99...

Gaya Leadership Ala Nabi Muhammad SAW

Oleh : Muhammad Ghifari My choice of Muhammad to lead the list of the world’s most influential persons may surprise...

5
(4)

Kairo – Tasykil (pengurus-red) Pimpinan Cabang Istimewa Persatuan Islam (PCI Persis) Mesir masa jihad 2019-2021 akhirnya resmi dilantik oleh Wakil Ketua Umum PP Persis, Dr. H. Jeje Zaenudin, M.Ag. pada Hari Rabu, 2 September 2020. Agenda ini sebelumnya tertunda karena penyebaran wabah Virus Covid-19 selama beberapa bulan.

Pelantikan kali ini berbeda dengan pelantikan-pelantikan sebelumnya. Karena keadaan sekarang tidak mendukung untuk melakukan proses pelantikan di satu tempat, akhirnya pengurus berinisiatif melangsungkan pelantikan di dua tempat; ketua dan wakil ketua terpilih dilantik di Sekretariat PP Persis di Bandung secara simbolis, sementara Tasykil yang lainnya dihubungkan secara daring melalui aplikasi Zoom di Sekretariat PCI Persis Mesir.

“Kita dalam kegiatan pelantikan PCI Persis Mesir yang tadinya ingin ada kunjungan dari Pimpinan Pusat ke PCI Persis Mesir secara langsung, sekaligus pelantikan Tasykil, namun qodarullah kita tanpa mengetahui sebelumnya sekarang kita telah masuk dalam keadaan wabah Covid-19” Ujar Ustadz Jeje yang sebelumnya berencana datang mengunjungi Mesir.

Pelantikan pengurus dipimpin oleh KH. Nana Supriatna selaku Bidgar Jam’iyyah PP Persis. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar dipimpin oleh Dr. H. Haris Muslim, Lc. MA  selaku Sekertaris Umum PP Persis, lalu ditutup dengan sambutan oleh Wakil Ketua Umum PP Persis, Dr. Jeje Zaenudin, M.Ag.

Kepada jajaran pengurus, Ustadz Jeje dalam sambutannya berharap untuk dapat memanfaatkan kesempatan berorganisasi sebagai sarana menunjang keseuksesan dalam pengembangan ilmu yang sedang ditekuni para kader di berbagai disiplin ilmu, sehingga di setiap masa akan hadir mujaddid-mujaddid baru yang lahir dari Persis. Pada masa jihad periode sekarang, Naufal Syauqi Fauzani mendapat amanah sebagai ketua dan Alfy Isa Muharram mendapat amanah sebagai wakil ketua.

“Mudah-mudahan adanya pelantikan ini bisa menjadi suntikan motivasi teman-teman Tasykil di PCI Persis Mesir dalam menjalankan jihad di jalan Allah melalui jam`iyyah Persatuan Islam,” tutur Naufal setelah pembacaan ikrar.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 4

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Latest News

Melacak Kontribusi Awal  Alumni Pelajar Timur Tengah Untuk NKRI: Dari Era Kolonial sampai Pasca Kemerdekaan

Ekspansi proses pembelajaran para Pelajar Indonesia luar negeri, khususnya ke negara Timur Tengah sebenarnya sudah dimulai sejak era kolonial...

Bagaimana Hukum Zakat Menggunakan Uang

Oleh: Divisi Syariah-Dewan Lembaga Islamiyyah Mukaddimah Zakat adalah rukun ketiga dari rukun-rukun Islam yang lima, Rasulullah SAW bersabda: بني الاسلام على خمس؛شهادة أن لااله الاالله وأن محمدا...

Dampak Covid-19: Sebuah Perspektif Muslimah

Oleh: Fatin Nurcintami Akhir Desember 2019 lalu, kita digemparkan dengan wabah virus yang bernama Covid-19. Wabah ini muncul pertama kali di Wuhan, Cina. Makhluk kecil...

Siapa sosok Ulama Mufassir Al-Fakhru Al-Razi

Oleh: Arif Rahman Hakim "...Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat". Pendahuluan Sebagai salah satu khazanah ilmu pengetahuan islam,...

Melacak Kontribusi Awal  Alumni Pelajar Timur Tengah Untuk NKRI: Dari Era Kolonial sampai Pasca Kemerdekaan

Ekspansi proses pembelajaran para Pelajar Indonesia luar negeri, khususnya ke negara Timur Tengah sebenarnya sudah dimulai sejak era kolonial (1910-1960). Sebut misalnya eksistensi Ruwaq...

More Articles Like This